Sistem bilangan dan konvensi bilangan


 NAMA : AULIA JIHAN DWI F.

KELAS/NO ABSEN: 8A/05


Pengertian Sistem Bilangan

Sistem bilangan ( “number system” ) adalah suatu cara untuk mewakilkan besaran dari suatu item fisik. Sistem bilangan yang selalu dijadikan media perhitungan oleh manusia adalah sistem bilangan desimal, yaitu bilangan yang menggunakan sepuluh macam nilai atau simbol untuk mewakili suatu besaran. Sistem ini banyak dipakai karena manusia mempunyai sepuluh jari untuk dapat membantu keperluan dalam menghitung. Lain halnya dengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaaan yaitu off (tidak ada arus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipergunakan pada sistem bilangan biner yang mempunyai dua macam nilai untuk mewakilkan suatu besaran nilai. Selain bilangan biner, alat komputer juga memakai sistem bilangan octal dan hexadecimal.

Teori Bilangan

1. Sistem Bilangan Desimal

Sistem bilangan desimal adalah sistem bilangan paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada sistem bilangan desimal dapat berupa nilai integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa nilai pecahan desimal (decimal fraction). Sistem ini menggunakan 10 macam simbol yauti 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Sistem ini menggunakan basis 10. Bentuk ini dapat berupa nilai integer desimal atau nilai pecahan. Integer Decimal adalah nilai desimal yang bulau. Misalnya sebagai berikut.

Dalam bilangan desimal ada bentuk pecahan desimal. Pecahan desimal adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang koma, misalnya 183,75.

2. Bilangan Biner

Sistem bilangan biner atau binary menggunakan dua macam, yaitu 0 dan 1. Contoh bilangan 1001 .

Konservasi bilangan

1. Oktal > Desimal


2. Biner > Desimal



3. Desimal > Biner











Komentar

Postingan Populer